Sarana Informasi Pertanian

Berbagi Informasi Pertanian, Perkebunan dan Peternakan

Menu

REPLANTING ( PENANAMAN ULANG )

Replanting (penanaman ulang) adalah kegiatan penanaman kembali pada perkebunan kelapa sawit yang memiliki tanaman kelapa sawit dengan umur yang sudah tua dan tidak produktif. apabila ditinjau dari sisi pengusaha maka tanaman kelapa sawit yang telah berumur tua 25-30 tahun dianjurkan untuk melakukan peremajaan kembali agar hasil sawit tidak terlalu turun drastis. Pada tahap ini sangat perlukan perencaan matang dan terperinci untuk menghindari dari terjadinya resiko kerugian besar.

Kegiatan peremajaan ulang perkebunan sawit juga harus memperhatikan kondisi letak geografis perkebunan sawit tersebut. pada perencaaan dan teknis replanting sawit didaerah berbukitan sangat berbeda dengan daerah rendahan. oleh karena itu, tahap perencaaan harus sangat terperinci baik dari segi penyediaan dana, tenaga kerja hingga alat apa yang akan dipergunakan kedepannya.

Adapun Perencaan-perencaaan yang perlu diperhatikan dalam kegiatan replanting perkebunan kelapa sawit yaitu sebagai berikut :

Syarat-syarat Replanting/Penanaman Ulang

  1. Tanaman kelapa sawit umur antara 25 – 30 tahun
  2. Sudah banyak tanaman yang mati
  3. Penggunaan HK panen tinggi
  4. Ton/Ha rendah ± 15 ton.

System Replanting dan Cara Tanam Ulang

Dengan injection

Replanting dengan sistem injection

Replanting dengan sistem injection

Adapun tahap yang dilakukan dengan sistem injection sebagai berikut :

  • Tanaman sawit dilakukan pengeboran pada bagian batang dengan ketinggian dari permukaan tanah ± 1 Mtr dengan kedalaman 2/3 dari penampang melintang
  • Sudut pengeboran 450
  • Bahan yang digunakan Gramoxone sebanyak 75 Cc dan rumput kering untuk penutup lubang dalam setiap pokok.
  • Cara tanam ulang disamping tanaman lama dengan jarak ± 2  Mtr dalam barisan tanaman.

Dengan System Alat Berat (Excavator/Bull Dozer)

Replanting Dengan Eksavator

Replanting Dengan Eksavator

  • Penumbangan menggunakan Excavator arah tumbangan ke arah dalam barisan
  • Dapat langsung diracik/cacah
  • Dapat langsung disusun/dirumpuk dalam barisan
  • Cara tanam ulang untuk tanaman baru disamping rumpukan dengan jarak tanam ± 2 Mtr.

Peremajaan Ulang Dengan System Gergaji Rantai

Bracikan

Bracikan

  • Menebang pohon sawit dengan memotong batang membentuk segi tiga dengan jarak dari permukaan tanah     ± 80 Cm sesuai arah dalam barisan
  • Setelah penebangan perlu dilakukan pemotongan pelepah disusun dalam barisan sekaligus merapikan batangnya.
  • Cara replanting untuk tanaman baru disamping rumpukan dengan jarak tanam ± 2 Mtr. ( catatan didapat dari berbagai sumber )

Baca Juga :  Penyisipan Tanaman Kelapa Sawit

Artikel terkait REPLANTING ( PENANAMAN ULANG )