Sarana Informasi Pertanian

Berbagi Informasi Pertanian, Perkebunan dan Peternakan

Menu

Penyisipan Tanaman Kelapa Sawit

Penyisipan Tanaman Kelapa Sawit

Sumber : HetaNews .Com

Penyisipan Tanaman Kelapa Sawit

dalam usaha tani berkebun kelapa sawit pohon tegakkan merupakan hal dasar yang sangat penting diperhatikan karena apabila tegakan pohon tidak terpenuhi maka potensi produksi tidaklah maksimal. Penyisipan tanaman kelapa sawit haruslah sedini mungkin dilaksanakan agar jarak pertumbuhan dengan pohon kelapa sawit yang telah tumbuh tidak terlalu jauh.

Syarat Penyisipan Tanaman Kelapa Sawit

Tegakan pohon ( SPH ) yang penuh  akan memberikan hasil yang maksimal sehingga perlu dilakukan penyisipan kelapa sawit sedini mungkin.
Beberapa kriteria sawit yang harus diganti untuk disisip ulang antara lain :

  1. Kelapa sawit mati atau sawit kerdil
  2. Kelapa sawit unproduktive, crowndeases berat
  3. Kelapa sawit yang terserang ganoderma
  4. Kelapa sawit yang terserang berat oleh oryctes

Pada umur 0-3 tahun setiap sawit abnormal harus diganti/disisip, pada umur 4-8 tahun semua pokok kosong di pinggir jalan harus disisip/di ganti, umur tanaman 8-10 tahun sebelum peremajaan ulang hanya hamparan terbuka yang cukup luas saja yang perlu disisip/diganti.

Sensus Penyisipan

Sebelum melakukan penyisipan kelapa sawit kegiatan awal yang perlu dilaksanakan yaitu melakukan sensus terhadap lokasi, pokok kelapa sawit, dan titik tempat penyisipan. sensus dilakukan agar dapat mengetahui jumlah pokok dan kondisi areal yang akan dilakukan penyisipan pokok kelapa sawit.

Pada pelaksanaan sensus pokok diharapkan dilakukan dari blok ke blok dengan pengertian bahwa pensensusan diselesaikan dari satu blok terlebih dahulu kemudian berlanjut ke blok berikutnya. adapun beberapa kriteria blok yang layak disisip yaitu merupakan blok yang mengalami kematian pokok kelapa sawit dengan umur tanaman TBM1 sebesar 5 %, TBM2 sebesar 2,5 % dan TBM3 sebesar 1%

Sistem Kerja Dalam Penyisipan Tanaman Kelapa Sawit

Untuk sistem kerja dalam penyisipan kelapa sawit sebagai berikut :

  • Asisten, Mandor melakukan identifikasi atau memeriksa kondisi tanaman sebelum melakukan penyisipan tanaman kelapa sawit
  • Melakukan penandaan pada pokok kelapa sawit
  • Mencatat pokok – pokok kelapa sawit yang sudah di tandai ( identifikasi ) dan mendokumentasikannya
  • Pokok sisipan harus memiliki kualitas baik
  • Lakukan penyisipan ( beserta pemupukan pada penyisipan ) dan catat tanggal pelaksanaan pekerjaan tersebut beserta dokumentasikan.

Baca Juga : Panen dan pengangkutan kelapa sawit

Artikel terkait Penyisipan Tanaman Kelapa Sawit