Sarana Informasi Pertanian

Berbagi Informasi Pertanian, Perkebunan dan Peternakan

Menu

Panen dan Pengangkutan Kelapa Sawit ( Harvesting and Transporting )

Panen dan pengangkutan kelapa sawit merupakan suatu kegiatan atau pekerjaan dimana pekerjaan ini sangat penting dibidang pertanian baik itu perkebunan maupun palawija. adapun semua jenis kegiatan yang dilakukan dalam pertanian semua akan bermuara ke item pekerjaan ini. pada pekerjaan panen dan pengangkutan bertujuan agar hasil yang akan di panen merupakan suatu produk yang berkualitas sehingga mendapatkan keuntungan yang maksimal. namun pada kali ini kita akan membahas mengenai Panen dan Pengangkutan pada Perkebunan Kelapa sawit.
Proses Panen dan Pengangkutan kelapa sawit

Proses Panen Kelapa Sawit

Panen dan pengangkutan kelapa sawit meliputi :

#Pra Panen

Pra Panen adalah persiapan areal tanaman kelapa sawit sebelum panen antara lain:
  • Sanitasi,
  • Pembuatan pasar pikul, tph, titi panen
  • Kegiatan pendukung lainnya sehingga pekerja dapat melaksanaka pekerjaannya dengan baik.

#Panen

Tahap awal memulai pekerjaan panen yaitu terlebih dahulu menentukan lokasi panen ( seksi panen ), kebutuhan tenaga kerja, pembagian ancak panen, persiapan alat – alat panen, menentukan sistem dan administrasi ( pencatatan hasil panen dan pelaporan hasil panen ). pelaksanaan panen merupakan suatu kegiatan mengatur sistematis pekerjaan panen mulai dari pembagian ancak panen sampai Tandan Buah Segar dan Brondolan terkumpul di TPH kemudian dikirim ke PMKS.

#Panen terdiri dari panen manual dan mekanis

Panen secara manual merupakan kegiatan potong tandan buah segar kelapa sawit yang masih mengunakan tenaga manusia. baik dari segi proses pemotongan hingga penggangkutan dari piringan pokok kelapa sawit hingga ke tph (tempat pengumpulan hasil).

Panen Mekanis merupakan kegiatan panen yang menggunakan alat modern seperti mesin potong buah hingga pengangkutan TBS ke TPH menggunakan alat – alat modern.

#Pengangkutan Panen

Pengangkutan hasil panen merupakan pekerjaan pengaturan teknis pengangkutan hasil panen kelapa sawit mulai dari tph hingga sampai pmks dengan menjaga kualitas buah sawit tersebut. hasil panen kelapa sawit diusahakan terkirim ke pabrik secepat mungkin. sebab, apabila buah sawit terlalu lama dilapangan maka dapat menyebabkan penurunan kualitas minyak sawit itu sendiri. tanda buah segar di lapangan yang tidak terangkut ke pabrik selama satu hari lama disebut RESTAN.

Tandan Buah Segar Di kumpulkan di TPH

#Organisasi Panen (Asisten, Mandor 1, Mandor Panen, Krani cek sawit, dan krani transport )

Pada pelaksanaan panen, seorang asisten atau penanggung jawab divisi memiliki peran yang sangat penting. Tugas asisten afdeling antara lain:
  • Menyapaikan bahwa TBS yang akan dipanen harus 10 brondol dipiringan (tergantung SOP perusahaan ) kepada semua organisasi panen
  • Mengawasi dan memeriksa kualitas buah kelapa sawit tidak ada buah mentah yang dipotong oleh pemanen
  • Memastikan pemanen hadir sesuai dengan jumlah yang ditentukan
  • Memastikan bahwa semua peralatan panen tersedia
  • Memastikan bahwa administrasi sesuai dengan yang ada dilapangan
  • Memastikan bahwa semua TBS yang dipanen hari itu terangkut semua.

Baca Juga : Menanam Kecambah Sawit yang Benar

Artikel terkait Panen dan Pengangkutan Kelapa Sawit ( Harvesting and Transporting )