Sarana Informasi Pertanian

Berbagi Informasi Pertanian, Perkebunan dan Peternakan

Menu

Panduan dan Cara Budidaya Marmut

Panduan dan Cara Budidaya Marmut – Dahulu marmot merupakan hewan yang tidak terlalu diperhatikan oleh sebagian masyarakat. Namun akhir-akhir ini semakin banyak orang, terutama remaja dan anak-anak menjadikan hewan ini sebagai binatang peliharaan. Tentu hal ini menjadikan budidaya marmut sebagai peluang bisnis baru yang sangat potensial. Peluang bisnis budidaya marmot ini direspon baik oleh pengusaha skala kecil dan besar. Meskipun demikian, sebelum memulai bisnis ini ada beberapa hal penting yang harus anda ketahui dalam budidaya marmut agar berhasil.

Google Image

Karakteristik Marmut

Sebagaimana cara budidaya hewan lainnya, hal pertama yang perlu diketahui sebelum memulai budidaya marmot adalah mengetahui karateristik hewan tersebut. Mengetahui karakteristik marmut akan mempermudah kita dalam budidaya marmut itu sendiri.

Marmot merupakan salah satu jenis hewan pengerat dengan kemampuan hidup dapat berusia sepuluh tahun, akan tetapi rata-rata marmut dapat hidup antara umur lima – tujuh tahun. Pada budidaya marmot agar tingkat kegagalan rendah, hal yang perlu diketahui dan diperhatikan adalah kebersihan kandang, pemberian pakan dan perawatan bulu.

Pemilihan Bibit

Setelah mengetahui karateristik marmut, hal lain yang perlu diperhatikan sebelum memulai budidaya marmut yaitu pemilihan jenis bibit marmut yang akan dibudidayakan. Kriteria bibit marmot yang cocok untuk dipilih yaitu bibit marmut yang sehat dan terbebas dari penyakit. Pemilihan bibit yang sehat dapat dilihat dari kondisi fisik marmut seperti kondisi mata, ukuran tubuh, dan kondisi bulu marmot tersebut.

Untuk sebagai awal memulai bisnis marmut anda cukup membeli minimal 2 ekor bibit jantan dan 3 ekor bibit betina. Pemilihan bibit ini juga tidak terlepas dari pemilihan usia bibit yang ingin ada beli.

Tahap Persiapan

Tahap  persiapan dalam budidaya marmut yang perlu diketahui meliputi persiapan kandang marmut, persiapan pakan, dan persiapan perlengkapan. Dikarenakan marmut merupakan hewan yang aktif bergerak maka kandang yang dipersiapkan haruslah berukuran besar. Persiapan kandang dalam budidaya marmot terdiri dari dua jenis kandang yaitu kandang untuk pembibitan dan kandang dewasa.

Pembuatan kandang yang cocok bagi hewan marmut harus berukuran minimum adalah dengan ukuran 0,5 x 0,5 cm. Apabila ingin meletakkan marmut lebih dari satu ekor maka perlu dilakukan penambahan ukuran kandang menjadi 0,7 x 0,7 m.

Dalam pembuatan kandang untuk beternak marmut sangat tidak dianjurkan membuat kandang yang terbuat dari  container plastic dan berupa aquarium. Kandang marmot dibuat transparan juga harus dilengkapi dengan ventilasi yang baik dan memadai serta tidak membatasi suara. Sangat direkomendasikan pembuatan kandang terbuat dari lembaran coroplast dan bahan mesh.

Perlengkapan Yang Dibutuhkan Budidaya Marmut

Setelah kandang selesai, hal lain yang penting juga untuk dipersiapkan dalam beternak marmut adalah perlengkapan. Perlengkapan utama yang perlu dipersiapkan dalam budidaya marmut yaitu bedding atau alas yang diletakkan didalam kandang peliharaan. Alas atau bedding ini berguna sebagai tempat menampung kotoran hewan marmot, dapat juga menggunakan serutan kayu untuk bedding. Kebersihan dari kandang marmut sangat penting sehingga pastikan bedding diganti secara teratur.

Beberapa perlengkapan lain juga perlu dipersiapkan dalam budidaya marmut seperti botol air minum, tempat makanan, rak jerami, kotak kecil tempat berlindung marmot dan tempat tidur. Agar kandang terlihat lebih indah dan unik dapat juga meletakkan perlengkapan lain seperti kincir roda.

Pemberian Pakan

Marmut merupakan hewan yang dikenal dengan nafsu makan yang kuat. Sehingga, pemberian pakan merupakan satu bagian yang sangat penting dalam beternak hewan ini. Pakan yang digunakan sebagai makanan dapat berupa pellet khusus marmut. Pellet khusus ini banyak tersedia dipasaran dan toko peternakan. Selain itu, Anda dapat juga menggunakan berbagai macam sayuran seperti wortel, selada, bayam, parsley, dan tomat untuk dijadikan bahan makanan hewan ternak ini. Pemberian asupan vitamin C sebanyak 10-30 mg setiap hari juga perlu diberikan.

Perawatan Marmut

Sebagaimana cara beternak hewan lainnya, dalam memelihara hewan marmut juga sangat perlu dilakukan perawatan. Perawatan marmut terletak dari bagaimana cara merawat bulu marmot agar tetap dalam kondisi baik. Cara merawat bulu dapat dilakukan dengan memandikan marmut secara teratur menggunakan shampoo atau formula khusus lainnya dan menyisir bulu secara berkala. Hal lain dalam perawatan yang perlu diperhatikan yaitu memeriksa kebersihan kuku, sehingga perlu dilakukan pemotongan kuku.

tags:

Artikel terkait Panduan dan Cara Budidaya Marmut