Sarana Informasi Pertanian

Berbagi Informasi Pertanian, Perkebunan dan Peternakan

Menu

Mina Padi, Sukses Padi dan Ikan

Mina Padi, Sukses Padi dan IkanMina Padi merupakan suatu sistem usaha tani yang memadukan padi dan ikan dalam satu lahan sawah. Cara ini yaitu memanfaatkan irigasi sawah dengan melakukan pemeliharaan ikan di lahan sawah yang ditanami komoditas padi.

Pada sistem ini berbagai macam ikan dapat dibudidayakan seperti ikan mujair, ikan nila, ikan karper, ikan mas dan lain-lain.

Sistem mina padi merupakan sistem berbudidaya yang secara tidak langsung menerapkan prinsip pengendalian hama terpadu dan sebagian besar menerapkan sistem budidaya pertanian organik. Penggunaan sistem mina padi dilakukan hanya pada sawah yang teknis pengairan nya baik. Mina padi memanfaatkan genangan sawah yang tidak boleh kering untuk menjaga pertumbuhan ikan.

Selain keuntungan dari tanaman padi petani juga mendapati keuntungan dari hasil berbudidaya ikan, inilah yang menjadi nilai lebih dari usaha tani mina padi. Petani juga teringankan beban biaya penggunaan pupuk dan pestisida. Penggunaan air yang ada di sawah mina tani tidak boleh tercemar karena akan berdampak terhadap ikan yang ada.

Persiapan Lahan Mina Padi

Tahap pertama yang harus dilakukan:

  1. Pembuatan atau perbaikan pematang sawah
  2. Pembuatan/perbaikan drainase sawah yaitu sistem saluran pembuangan atau pemasukan air kedalam sawah
  3. Pengolahan tanah dapat secara konvesional maupun menggunakan manfaat mesin pertanian modern
  4. Pembuatan kolam ikan

Pemupukan

Pemberian pupuk untuk menyuburkan tanah dan menumbuhkan plankton-plankton di lahan sebagai bahan makanan ikan nantinya.

Pemberian pupuk kandang/kotoran hewan sebagai bahan pupuk dasar setelah pengolahan tanah. Pada kesempatan ini pupuk yang digunakan merupakan pupuk kotoran ayam dengan jumlah 1-2t/ha. Petani juga dapat menggunakan juga dengan pupuk buatan NPK dengan dosis sesuai rekomendaasi label.

Biasanya petani mina padi menggunakan pupuk buatan sebanyak 125kg/ha kandungan unsur P tanah rendah dan 50kg/ha P tinggi ( SP-36 ) pada umur tanaman paling lama 3 minggu setelah tanam.

Pemilihan Jenis Bibit Padi dan ikan

Semua jenis budidaya tanaman pada prinsip pemilihan bibit dan ikan menggunakan prinsip yang sama yaitu memilih bibit yang memiliki karateristik tahan terhadap hama dan penyakit. Akan tetapi dalam sistem mina padi bibit harus bervarietas perakaran dalam dan cepat bertunas. Jenis padi dengan batang kuat terhadap serapan air ketanaman yang tinggi sehingga bibit tidak rebah dan tahan terhadap genangan air pada masa awal pertumbuhan.

Adapun bibit padi yang direkomendasikan pada sistem minapadi yaitu varietas ciherang dan menggunkan jalur jajar legowo 2:1 atau bisa juga 4:1 untuk jalur penanaman.

Untuk pemilihan jenis bibit ikan pada minapadi yang cocok yaitu bibit yang memiliki karateristik pertumbuhan cepat, tahan terhadap penyakit, banyak diminati konsumen, nilai ekonomi ikan tinggi, dan bewarna cerah. jenis ikan yang direkomendasikan yaitu Ikan Nila.

Baca juga : Varietas Padi Unggul Cocok Untuk Ditanam

Penebaran Benih Ikan

Penebaran Benih ikan yang sangat tepat ketika tanaman padi telah berumur 30 HST atau setelah kegiatan penyiangan tahap pertama dan pemupukan dasar. Jumlah ikan yang ditebar dalam 1 hektar sebanyak bekisar 1000-2000 ekor dan dilakukan pada sore atau pagi hari. Penebaran diusahakan dilakukan ketika areal sawah tidak menggunakan bahan kimia seperti pupuk kimia dan bahan kimia lainnya.

Sistem Mina Padi

Sistem Mina Padi

Pengaturan air sangatlah memiliki peran penting dalam pertumbuhan padi dan ikan pada sistem mina padi. Apabila air terlalu banyak maka tidak akan baik terhadap pertumbuhan padi. Sebaliknya apabila jumlah air terlalu sedikit maka pertumbuhan ikan terganggu bahkan dapat membuat ikan mati.

Pengaturan masukdan keluarnya air dapat diatasi dengan pembuatan pintu air. Pada pintu air sebaiknya dipasang juga saringan dari kawat. Pintu pengeluaran air didesain sedemikian rupa sebagai penahan dan pembuang air saat hujan sesuai dengan kebutuhan air didalam lahan.

Pemeliharaan ikan Sistem Mina Padi

Pakan ikan dapat diberikan setelah 3 hari benih di masukkan kedalam sawah. adapun pakan yang digunakan berupa pakan ikan yang mengapung dengan kandungan protein 28-32 % dengan cara pemberian ad libitum. Adlibitum merupakan pemberian pakan ikan dengan mengatur waktu saat ikan kurang nafsu makan maka pemberian pakan dihentikan. Pakan ikan diberikan  dalam jangka waktu 2 kali sehari pagi dan sore hari.

Pemberian pupuk padi

Agar kesuburan padi terjaga maka ketika ikan telah berumur 2-3 minggu dan diberikan pupuk berupa pupuk kandang dengan dosis sebanyak kurang lebih 0.25kg/m2.

Pemanenan Sistem Mina Padi

Kegiatan pemanenan minapadi paling tepat ketika tanaman padi 90% telah menguning dan panen ikan dilakukan 10 hari sebelum panen padi. Proses pemanenan ikan dapat dilakukan dengan cara mengeringkan air yang ada disawah atau dapat juga  menggunakan alat penangkap ikan. Untuk cara pemanenan padi sama seperti pemanenan tanaman padi umumnya yaitu menggunakan sabit bergerigi.

Demikianlah pembahasan mengenai teknik sistem mina padi dimana teknik berbudidaya ini dapat menigkatkan pendapatan bertani. Dalam sebuah wawancara petani minapadi disebuah stasiun televisi jogjakarta petani asal kawasan ngeplak sleman mendapatkan penghasilan kotor Rp.14 juta/1000m2 sekali panen mina padi.

Artikel terkait Mina Padi, Sukses Padi dan Ikan