Sarana Informasi Pertanian

Berbagi Informasi Pertanian, Perkebunan dan Peternakan

Menu

Klasifikasi Rumput Raja dan Morfologinya

Klasifikasi Rumput Raja dan Morfologinya – Rumput raja ( King Grass ) merupakan jenis tanaman rumput dengan nama latin Pennisetum purpuphoides yang tingkat produksinya tinggi. Rumput ini sangat baik untuk di konsumsi oleh hewan peliharaan seperti sapi, kambing, kerbau, dan domba. oleh karena itu, rumput ini banyak dikembangkan oleh peternak tersebut.

Klasifikasi rumput raja

Klasifikasi rumput raja

Rumput raja merupakan rumput hasil dari persilangan antara rumput gajah ( Pennisetum purpereum ) dengan rumput pennisetum typhoides. Rumput raja memiliki keunggulan dibanding dengan rumput gajah yaitu tingkat produksi yang mampu mencapai 40 ton rumput segar/ha setiap sekali panen. Berdasarkan taksonominya erikut akan dipaparkan klasifikasi rumput raja dan morfologinya.

Baca Juga : Mengetahui Klasifikasi dan Morfologi Bawang Merah

Klasifikasi Rumput Raja

Kingdom : Plantae

Divisio : Spermatophyta

Sub Divisio : Angiospermae

Kelas : Monocotyledonae

Ordo : Poales

Famili : Graminae

Genus : Pennisetum

Spesies : Pennisetum purpuroides

Morfologi Rumput Raja

Rumput raja termasuk jenis tanaman rumputan yang berumur panjang, berumpun, perakaran dalam dan tumbuh tegak dengan ketinggian mencapai 4 meter. Rumput ini memiliki karateristik batang yang tebal dan keras. Pada permukaan batang terdapat bulu-bulu kasar dan batang bewarna hijau.

Penanaman rumput raja dilakukan dengan dua cara yaitu dengan cara stek dan sobekan. Batang yang digunakan sebagai bahan untuk stek sebaiknya sudah memiliki umur cukup tua yaitu sekitar 8 bulan lamanya, panjang batang stek sekitar 25-30 cm dan sudah memiliki 2 mata tunas ( Siregar, 1988 ). Pada penanaman rumput raja dengan metode stek batang sangat perlu diperhatikan pada peletakan tunas yang tidak boleh terbalik.

Rumput raja memiliki keunggulan 2 kali lebih tinggi dibandingkan dengan rumput gaja hawai, dan dengan rumput gajah varietas afrika rumput raja memiliki keunggulan 3 kali lipat. Menurut siregar ( 1994 ) ada banyak kandungan pada rumput raja yang cukup baik dibandingkan rumput gajah yaitu mengandung berat kering 22,40%, protein kasar 13,50% serta memiliki kandungan serat kasar 34,10%. Selain itu, rumput raja juga berfungsi sebagai tumbuhan pencegah kerusakan tanah akibat erosi pada saat musim penghujan.

Demikianlah beberapa informasi mengenai klasifikasi rumput raja dan morfologinya, semoga dengan artikel ini dapat menambah ilmu pengetahuan dan wawasan para pembaca.

Baca juga :

Artikel terkait Klasifikasi Rumput Raja dan Morfologinya