Sarana Informasi Pertanian

Berbagi Informasi Pertanian, Perkebunan dan Peternakan

Menu

Kastrasi Dan Sanitasi ( Ablation and sanitation )

Kastrasi dan Sanitasi ( Ablation and Sanitation ) – Kastrasi dan sanitasi merupakan pekerjaan pertama yang dilakukan pada masa TBM. Dengan penyempurnaan penanaman diharapkan seluruh sawit akan berbuah lebih awal dan bersamaan ( Homogen ). Ini akan mengurangi perlakuan kastrasi, namun pada kenyataannya dilapangan hal ini sulit didapat sehingga pekerjaan kastrasi dan sanitasi sangat perlu dilakukan.

Kastrasi dan sanitasi bertujuan untuk mempercepat panen lebih awal

Pada kondisi dilapangan sering ditemukan tanaman belum menghasilkan berbunga pada umur 10 bulan setelah tanam. Untuk mendapatkan pertumbuhan Vegetative yang lebih baik dan mengurangi serangan Tiratabha harus dilakukan kastrasi.

Selain mempercepat panen lebih awal, adapun tujuan dari kastrasi kelapa sawit yaitu sebagai berikut :

  • Memutus hama tandan kelapa sawit.
  • Membuat berat tandan menjadi seragam.
  • Mempercepat pertumbuhan batang sawit.
  • Membuat berat tandan standar ketika panen.
  • Mengurangi kelembaban tanaman yang dapat memicu terjadinya serangan jamur.

Adapun waktu untuk melakukan kastrasi yaitu:

  1. Bila 50 % dari tanaman telah menghasilkan tandan bunga betina.
  2. sanitasi dilakukan 5 bulan setelah kastrasi dan sebelum panen.

Kastrasi

Kastrasi adalah perlakuan untuk membuang tandan bunga betina saja, membuang pelepah asal nursery (Moribund Pruning). Tandan bunga yang dikastrasi tidak boleh diletakkan di piringan tetapi diserakkandi gawangan, untuk menghindari kerusakan pelepah alat yang digunakan menggunakan dodos kecil.

Sanitasi 

Sanitasi adalah kegiatan membuang buah busuk dan pelepah kering untuk persiapan panen, buah busuk dan pelepah kering diletakkan di gawangan, dan buah masak harus di panen.

Faktor penyebab tidak dilakukan kastrasi dan sanitasi sawit

Kegiatan kastrasi dan sanitasi sangatlah penting dilakukan dalam budidaya kelapa sawit. Namun, ada beberapa faktor penyebab kegiatan ini tidak dilakukan yaitu rasa eman petani yang melihat buah sudah matang dan ketidak tahuan petani terutama petani pemula.

Faktor lain penyebab tidak dilakukan kastrasi dan sanitasi yaitu keterbatasannya jumlah tenaga yang tersedia untuk melakukan kegiatan ini. Untuk perhitungan kebutuhan tenaga kerja kegiatan ini menggunakan rasio 1 -2 per hektar, akan tetapi rasio ini dapat berubah sesuai dengan kondisi tanaman yang ada dilahan.

Demikian beberapa informasi terkait dengan kastrasi dan sanitasi ( Ablation and Sanitation ) kelapa sawit. Semoga dengan artikel ini dapat memberi informasi yang bermanfaat. Terima Kasih

Baca Juga : Blocking Area Perkebunan Kelapa Sawit

Artikel terkait Kastrasi Dan Sanitasi ( Ablation and sanitation )