Sarana Informasi Pertanian

Berbagi Informasi Pertanian, Perkebunan dan Peternakan

Menu

Ciri-ciri Defisiensi Kalium Pada Tanaman Kelapa Sawit

Gejala Defisiensi kalium ( K ) Pada Tanaman Kelapa Sawit

Ciri-ciri Defisiensi Kalium Pada Tanaman Kelapa Sawit – Tanaman kelapa sawit merupakan tanaman tahunan yang sangat membutuhkan unsur hara untuk pertumbuhan dan perkembangan. Unsur hara sangat penting peranannya pada tanaman kelapa sawit, tanpa adanya unsur hara dapat dipastikan pertumbuhan tanaman tidak baik dan tidak produktif. Pemberian pupuk pada tanah merupakan cara yang dilakukan untuk memberikan unsur hara pada tanaman kelapa sawit. Unsur hara yang diberikan pada tanaman sawit terdiri dari dua jenis yaitu berupa sumber unsur hara makro dan mikro.

Unsur hara makro merupakan unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman dalam jumlah banyak. Jenis unsur hara makro berupa Unsur Nitrogen (N), Unsur Phospor (P), Unsur Kalium (K), Unsur Magnesium (Mg), dan Unsur Calcium (Ca). Sedangkan untuk unsur hara mikro merupakan unsur hara yang dibutuhkan dalam jumlah yang sedikit. Jenis unsure hara mikro adalah seperti Zn, Boron (B), Cu.

Unsur hara makro kalium ( K ) yang dibutuhkan tanaman kelapa sawit sangat berperan besar dalam peningkatan hasil produksi tanaman sawit. Kalium berperan untuk meningkatkan transportasi hasil foto sintesa ke bagian penyimpanan pokok serta berfugsi untuk mengendalikan proses buka dan tutup stomata maupun sebagai enzim activator.

Pemberian pupuk untuk pemenuhan kebutuhan unsur hara kalium ( K ) yang dibutuhkan tanaman haruslah efektif dan tepat sasaran. Hal ini disebabkan dalam budidaya tanaman kelapa sawit membutuhkan biaya cukup besar terutama biaya dalam perawatan tanaman berupa pemupukan. Seperti kita ketahui bahwa harga untuk pupuk sangatlah mahal. Oleh karena itu, sebaiknya terlebih dahulu dipahami ciri-ciri defisiensi kalium pada tanaman kelapa sawit.

Defisiensi Kalium Pada Tanaman Kelapa Sawit

Defisiensi kalium pada tanaman kelapa sawit dapat terjadi karena disebabkan oleh beberapa faktor sehingga perlu pemahaman tentang bagaimana ciri-ciri gejala defisiensi kalium ( K ), apa penyebab defisiensi kalium ( K ), serta apa saja upaya dalam pengendalian dan pencegahan defisiensi kalium pada tanaman kelapa sawit. berikut akan dijelaskan tentang pertanyaan yang timbul.

Gejala Defisiensi Kalium ( K )

Gejala defisiensi kalium dapat dilihat adanya bercak-bercak warna orange kemerahan ( orange spotting ) yang mengkilat dari ujung hingga pangkal anak daun sawit. Gejala mid crown yellowing dapat dilihat dari tanda adanya perkembangan gejala nekrosis yaitu bercak kecil bewarna coklat kekuningan yang mengalami klorosis dan berkembang keseluruh anak daun sawit membentuk pita kuning disisi helai daun. Gejala confluent corange spotting terjadi akibat genetis dan kurangnya kemampuan untuk meneruskan hasil fotosintesa cahaya matahari akibat defisiensi K.

Penyebab Defisiensi Kalium ( K )

Terjadinya defisiensi kalium ( k ) pada tanaman kelapa sawit disebabkan oleh beberapa faktor yang mempengaruhi yaitu sebagai berikut :

  • Kandungan unsur hara kalium ( K ) pada tanah tempat tumbuhnya tanaman rendah.
  • Tanah mengandung unsur Mg dan Ca terlalu tinggi.
  • Tanah tempat tumbuhnya tanaman sawit berjenis gambut, berpasir dan bersulfat masam menyebabkan kandungan asam tanah tinggi.
  • Aplikasi pupuk K tidak tepat dosis, waktu aplikasi dan cara pemupukan.

Upaya Pengendalian dan Pencegahan Defisiensi Kalium ( K )

Upaya yang dilakukan dalam pengendalian dan pencegahan defisiensi kalium pada tanaman kelapa sawit yaitu sebagai berikut :

  • Melakukan monitoring pemantauan dengan mengambil sampel daun.
  • Meningkatkan organi tanah ; dapat dilakukan dengan pemberian limbah padat janjang kosong dan pupuk organic maupun anorganik
  • Melakukan konservasi tanah untuk mencegah erosi tanah
  • Melakukan pemberian pupuk secara tepat dosis, tepat waktu dan tepat cara.
Jenis Pupuk Sumber Kalium dan Sifat Kandungan

Jenis Pupuk Sumber Kalium dan Sifat Kandungan

Demikian artikel pembahasan mengenai ciri-ciri gejala dan upaya pengendalian defisiensi kalium pada tanaman kelapa sawit. Semoga dengan tulisan ini dapat menjadi sumber yang informatif bagi rekan petani sawit. Sekian dan Terimakasih.

Artikel terkait Ciri-ciri Defisiensi Kalium Pada Tanaman Kelapa Sawit